Sigap di Tengah Bencana, Pramuli Kwarran Lumbir Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Cingebul

Cingebul, PGRI Cabang Lumbir-Senin, 5 Januari 2026. Pramuka Peduli (Pramuli) Kwartir Ranting (Kwarran) Lumbir kembali menunjukkan respons cepat dan kepedulian sosialnya terhadap warga yang tertimpa musibah. Melalui Unit Reaksi Cepat, Pramuli Kwarran Lumbir turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga Bapak Adiyanto, korban bencana alam tanah longsor yang terjadi di RT 03 RW 07 Desa Cingebul, Kecamatan Lumbir.

Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan empati terhadap warga yang terdampak bencana, khususnya akibat kondisi cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah Kecamatan Lumbir. Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako lengkap, beras, serta sejumlah uang tunai yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban dalam masa pemulihan pascabencana.

Diketahui sebelumnya, bencana tanah longsor menimpa kediaman Bapak Adiyanto pada hari Sabtu, 3 Januari 2026. Peristiwa tersebut dipicu oleh intensitas curah hujan yang sangat tinggi dan berlangsung cukup lama, sehingga menyebabkan pergerakan tanah di wilayah perbukitan Desa Cingebul. Akibatnya, sebagian bangunan rumah korban mengalami kerusakan.

Pihak Pramuli menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk nyata dari nilai-nilai kepramukaan, khususnya semangat tolong-menolong dan kepedulian terhadap sesama. Kehadiran anggota Pramuka di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan diharapkan dapat memberikan rasa aman, dukungan moral, serta memperkuat solidaritas sosial di lingkungan sekitar.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke lokasi rumah korban. Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran tanpa adanya hambatan maupun pembatasan tertentu. Selain itu, kehadiran langsung di lokasi juga menjadi sarana bagi Pramuli untuk melihat secara nyata kondisi warga terdampak serta situasi lingkungan pascalongsor.

Dalam kegiatan tersebut, tim Unit Reaksi Cepat Pramuli tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga melakukan asesmen singkat terhadap kondisi fisik bangunan rumah yang terdampak longsor. Asesmen ini dilakukan guna mengetahui tingkat kerusakan bangunan serta memastikan keamanan struktur rumah agar tidak membahayakan penghuni, terutama jika terjadi hujan susulan.

Bantuan uang tunai yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh keluarga Bapak Adiyanto untuk kebutuhan yang bersifat mendesak. Mulai dari perbaikan bagian rumah yang rusak, pembelian bahan bangunan darurat, hingga pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari selama masa pemulihan.

Kehadiran para anggota Pramuka Peduli disambut dengan rasa haru dan syukur oleh keluarga korban. Di tengah kondisi sulit akibat musibah yang dialami, dukungan moral serta bantuan materiil tersebut memberikan semangat dan kekuatan tersendiri bagi keluarga Bapak Adiyanto untuk tetap bertahan dan bangkit.

Koordinator Pramuli Kwarran Lumbir Unit Reaksi Cepat, Kak Agus Prihatin, S.Pd., menyampaikan bahwa kehadiran Pramuka di lokasi bencana merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial terhadap masyarakat.

“Kami dari Pramuka Peduli Unit Reaksi Cepat Kwarran Lumbir merasa memiliki kewajiban untuk hadir dan membantu warga yang sedang tertimpa musibah, khususnya Bapak Adiyanto yang rumahnya terdampak tanah longsor. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menjalankan misi kemanusiaan,” ungkap Kak Agus di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil dari penggalangan dana dan kepedulian bersama seluruh anggota Pramuka di wilayah Lumbir. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam setiap aksi sosial yang dilakukan Pramuli.

“Donasi yang kami salurkan hari ini berasal dari kepedulian kolektif anggota Pramuka. Semoga bantuan berupa sembako, beras, dan uang tunai ini bisa sedikit meringankan beban keluarga korban dan menjadi penyemangat untuk segera bangkit pascamusibah,” lanjutnya.

Sementara itu, Kak Adi Prasetyo, S.Pd., yang turut mendampingi kegiatan penyaluran bantuan, menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang belakangan sering terjadi di wilayah Lumbir. Ia menilai bahwa curah hujan tinggi menjadi faktor utama meningkatnya potensi bencana alam, khususnya tanah longsor.

“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua. Curah hujan yang sangat tinggi beberapa hari terakhir memicu pergerakan tanah. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah perbukitan seperti Desa Cingebul,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kak Hilal Kurniawan, S.Pd., menegaskan bahwa Pramuli Kwarran Lumbir akan terus bersikap siaga dan responsif terhadap berbagai kondisi darurat di wilayahnya. Ia menekankan bahwa Pramuka tidak hanya hadir saat kegiatan seremonial, tetapi juga siap bergerak ketika masyarakat membutuhkan bantuan nyata.

“Kami akan terus menjaga komitmen untuk peduli terhadap lingkungan dan sesama. Jika sewaktu-waktu ada warga lain yang membutuhkan bantuan darurat, Pramuli siap kembali bergerak. Kehadiran kami hari ini membuktikan bahwa Pramuka selalu berada di garis depan dalam misi kemanusiaan, karena duka warga adalah duka kami juga,” pungkas Kak Hilal.

Melalui aksi ini, Pramuli Kwarran Lumbir berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus menguatkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan gotong royong di tengah ancaman bencana alam yang kian meningkat.


Post a Comment for "Sigap di Tengah Bencana, Pramuli Kwarran Lumbir Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Cingebul"