![]() |
| Berdiri ditengah. Kak Ari Kurniawan, S.Pd. Ka. Kwarran Lumbir |
LUMBIR, PGRI CABANG LUMBIR – Menghadapi perubahan zaman yang menuntut pembaruan cepat dalam pembinaan karakter generasi muda, Kwartir Ranting (Kwarran) Lumbir mengambil langkah strategis untuk menjaga mutu pembinaan tetap optimal. Pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Gedung KPRI Lumbir, Kabupaten Banyumas, Kwarran Lumbir secara resmi menggelar kegiatan Upgrading Pembina Pramuka. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi, profesionalitas, dan kekompakan para pembina sebagai ujung tombak penanaman nilai-nilai kepramukaan di gugus depan.
Pelaksanaan kegiatan tersebut dinilai semakin penting karena tantangan pembinaan peserta didik saat ini semakin beragam, terutama dengan derasnya arus digitalisasi. Kwarran Lumbir yang berada di bawah naungan Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas menyadari bahwa kualitas peserta didik sangat dipengaruhi oleh kualitas pembinanya. Oleh sebab itu, kegiatan upgrading dirancang sebagai sarana penyegaran materi sekaligus penyelarasan metode pembinaan agar tetap sesuai dengan karakter generasi muda masa kini.
Secara pelaksanaan, kegiatan diikuti oleh 27 pembina aktif dari wilayah Kecamatan Lumbir, terdiri atas 25 pembina berkualifikasi Kursus Mahir Dasar (KMD) dan 2 pembina berkualifikasi Kursus Mahir Lanjutan (KML). Peserta berasal dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama, yang menunjukkan adanya upaya sinkronisasi pembinaan kepramukaan secara berkelanjutan di seluruh tingkat pendidikan.
Ketua panitia dalam laporannya menjelaskan bahwa pemilihan peserta dilakukan agar distribusi pengetahuan dapat merata di setiap gugus depan. Kehadiran pembina KML diharapkan mampu menjadi pemacu semangat bagi pembina KMD untuk terus meningkatkan kualifikasinya. Antusiasme peserta yang tinggi memperlihatkan bahwa semangat pengabdian serta keinginan untuk terus belajar masih menjadi karakter utama para pembina di lingkungan Gerakan Pramuka Lumbir.
Kegiatan upgrading tersebut juga disertai prosesi penting berupa penyematan tanda pelantikan Satuan Karya (Saka) serta pengurus Kwarran Lumbir. Acara yang secara resmi dibuka oleh Kak Ary Kurniawan tersebut menjadi simbol penguatan peran struktural organisasi. Penyematan tanda jabatan tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga penegasan komitmen pengabdian dalam mengembangkan Gerakan Pramuka di tingkat ranting.
Dalam sambutan pembukaannya, Kak Ary Kurniawan menekankan bahwa peran pembina tidak hanya sebatas mengajarkan keterampilan teknis kepramukaan. Menurutnya, pembina merupakan pembentuk karakter yang berperan menyiapkan masa depan bangsa melalui pembinaan peserta didik. Ia mengingatkan agar setiap pembina terus membuka diri terhadap pembelajaran baru serta tidak terpaku pada metode pembinaan lama yang mungkin sudah kurang relevan dengan kondisi generasi sekarang.
Ia juga menegaskan bahwa pembina pramuka harus mampu menjadi teladan sekaligus sumber inspirasi bagi lingkungan sekitarnya. Pembina diharapkan terus meningkatkan kapasitas diri, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta menjadi contoh nyata dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda.
![]() |
| Peserta Upgrading Pembina Pramuka Kwarran Lumbir |
Materi utama dalam kegiatan upgrading tersebut berfokus pada penguatan wawasan kepramukaan secara menyeluruh. Para peserta diajak meninjau kembali metode pembinaan yang efektif dan inovatif tanpa meninggalkan prinsip dasar pendidikan kepramukaan. Penguatan kepemimpinan dan kedisiplinan menjadi bagian penting dari sesi pembelajaran, dengan harapan para pembina dapat menularkan nilai-nilai tersebut kepada peserta didik di pangkalan masing-masing.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan forum diskusi terbuka yang menjadi ruang berbagi pengalaman antar pembina. Dalam forum tersebut, peserta saling bertukar pengalaman mengenai tantangan pembinaan di lapangan sekaligus berbagi solusi kreatif yang telah diterapkan. Diskusi yang berlangsung hangat tersebut mempererat hubungan antar pembina sekaligus membuka peluang kerja sama lintas sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan pramuka bersama yang lebih berkualitas di masa mendatang.
Kwarran Lumbir menyampaikan bahwa keberhasilan program tersebut nantinya akan terlihat dari kemampuan para pembina dalam menghadirkan pendekatan pembinaan yang lebih menarik dan inspiratif di sekolah masing-masing. Harapannya, kegiatan pramuka tidak lagi dipandang sebagai aktivitas ekstrakurikuler yang membosankan, tetapi menjadi wadah favorit siswa dalam mengembangkan potensi diri.
Sebagai penutup, Kwarran Lumbir menegaskan komitmennya untuk terus menjaga mutu pembinaan pramuka secara berkelanjutan. Program upgrading tersebut dipandang sebagai investasi jangka panjang, karena pembina yang kompeten dan solid diyakini akan melahirkan generasi muda yang berkarakter kuat, mandiri, serta memiliki semangat kebangsaan yang tinggi.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan harapan agar ilmu dan semangat yang diperoleh para peserta dapat dibawa kembali ke gugus depan masing-masing dan disebarkan ke seluruh wilayah Kecamatan Lumbir. Dengan pembina yang semakin profesional, Gerakan Pramuka di Lumbir diharapkan semakin berkembang dan berkontribusi nyata dalam mencetak calon pemimpin masa depan yang cerdas sekaligus berakhlak mulia.
Sumber:
- Laporan Kegiatan Kwarran Lumbir 2026
- Info Banyumas


Post a Comment for "Hadapi Tantangan Era Digital, Kwarran Lumbir Upgrade Kompetensi Pembina Pramuka"